Harry Kane: "Saya Banyak Belajar dari Messi" – Rekor Gila yang Hanya Bisa Dilakukan Manusia Super
![]() |
| Harry Kane mengaku banyak belajar dari Lionel Messi. Striker Timnas Inggris itu mencetak rekor luar biasa di Piala Dunia 2026, melampaui Pele, menyamai Cristiano Ronaldo, dan terus memburu jejak Messi sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah. Ilustrasi gambar didesain oleh tim ZSM menggunakan AI |
Kapten Timnas Inggris itu tidak hanya tampil tajam sebagai mesin gol, tetapi juga menunjukkan kualitas sebagai penyerang modern yang mampu membangun serangan, menciptakan peluang, dan menjadi motor permainan tim. Berkat performa impresif tersebut, Kane sukses mengukir sederet rekor bergengsi yang menempatkannya sejajar dengan para legenda sepak bola dunia.
Menariknya, di balik pencapaiannya itu, Harry Kane mengaku banyak belajar dari sosok Lionel Messi.
Thomas Tuchel Sebut Harry Kane Tak Tergantikan
Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026, pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel sempat mendapat pertanyaan mengenai ketergantungan The Three Lions terhadap Harry Kane.
Menurut Tuchel, keberadaan Kane memang sangat vital dan tidak berbeda dengan bagaimana Argentina mengandalkan Lionel Messi atau Portugal yang selama bertahun-tahun bertumpu pada Cristiano Ronaldo.
"Bayern Munchen tanpa Harry Kane tidak memiliki ancaman yang sama. Tim-tim besar memang mengandalkan pemain terbaiknya, dan itu adalah hal yang wajar," ujar Tuchel.
Pernyataan tersebut terbukti sepanjang perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026.
Jadi Pahlawan Inggris di Babak Gugur
Performa terbaik Kane terlihat saat Inggris menghadapi Republik Demokratik Kongo di babak 32 besar. Sempat tertinggal lebih dahulu, Inggris kesulitan membongkar pertahanan lawan. Namun dalam 15 menit terakhir pertandingan, Harry Kane tampil sebagai pembeda dengan mencetak dua gol yang memastikan kemenangan The Three Lions.
Usai pertandingan, Kane mengatakan bahwa setiap pemain memiliki kesempatan menjadi pahlawan bagi timnya.
"Kami selalu berbicara bahwa setiap pemain akan memiliki momen kepahlawanannya masing-masing. Hari ini momen itu datang kepada saya," ujar Kane.
Dua gol tersebut tidak hanya membawa Inggris lolos ke babak berikutnya, tetapi juga semakin mengukuhkan status Kane sebagai ujung tombak yang mampu tampil menentukan pada laga-laga besar.
Lampaui Pele, Samai Cristiano Ronaldo
Tambahan gol di Piala Dunia 2026 membuat koleksi Harry Kane di ajang Piala Dunia meningkat menjadi 13 gol sepanjang kariernya.
Catatan itu melewati rekor legenda Brasil, Pele, yang mengoleksi 12 gol di Piala Dunia. Tak berhenti di situ, Kane juga menyamai pencapaian Cristiano Ronaldo sebagai pemain yang mampu mengoleksi sedikitnya 20 gol gabungan di Piala Dunia dan Piala Eropa.
Rekor tersebut semakin menegaskan bahwa Kane kini berada dalam jajaran penyerang terbaik sepanjang era modern.
Rekor Musim Fantastis, Hanya Messi yang Masih Unggul
Jika melihat statistik sepanjang musim 2025/2026, performa Harry Kane bahkan lebih mencengangkan. Bersama Bayern Munchen dan Timnas Inggris, ia berhasil mencetak 72 gol di seluruh kompetisi.
Jumlah tersebut melampaui torehan Cristiano Ronaldo yang pernah mencetak 69 gol pada musim 2011/2012. Di atas Kane, hanya ada satu nama yang masih memegang rekor lebih tinggi, yakni Lionel Messi yang pernah membukukan 82 gol dalam satu musim.
Prestasi tersebut membuat Harry Kane menjadi salah satu pemain dengan musim paling produktif dalam sejarah sepak bola modern.
Anthony Gordon: Hanya Messi yang Bisa Melampauinya
Penampilan luar biasa Kane juga mendapat apresiasi dari rekan setimnya, Anthony Gordon. Menurut Gordon, performa Kane musim ini hanya bisa dibandingkan dengan Lionel Messi.
"Harry menjalani musim yang mungkin hanya bisa dilampaui oleh Lionel Messi. Messi adalah pemain terbaik sepanjang masa. Itu menunjukkan betapa tinggi level permainan Harry musim ini," kata Gordon.
Banyak Belajar dari Lionel Messi
Kesuksesan Harry Kane tidak lepas dari perubahan gaya bermainnya.
Meski berposisi sebagai penyerang tengah, Kane tidak hanya menunggu bola di kotak penalti. Ia sering turun ke lini tengah, membuka ruang, membangun serangan, hingga mengirim umpan-umpan matang kepada rekan-rekannya.
Peran tersebut membuat banyak pengamat menilai Kane memiliki karakter permainan yang mirip dengan Lionel Messi ketika menjalankan peran sebagai false nine. Kane pun mengakui bahwa ia memang banyak mempelajari permainan kapten Timnas Argentina tersebut.
Sejak masih memperkuat Tottenham Hotspur hingga bergabung dengan Bayern Munchen, Kane terus mengembangkan kemampuannya sebagai playmaker tanpa menghilangkan naluri mencetak gol.
Legenda Bayern Munchen, Uli Hoeness, bahkan memuji perkembangan visi bermain Kane yang kini mampu mengirim umpan-umpan panjang akurat layaknya seorang gelandang kreatif. Mantan rekan setimnya, Kingsley Coman, juga mengungkapkan bahwa Kane membuat pemain-pemain di sekelilingnya tampil lebih baik.
"Harry bukan hanya mencetak gol. Dia juga menciptakan peluang dan membuat pemain sayap lebih produktif. Dia menikmati memberikan assist sama seperti ketika mencetak gol," ujar Coman.
Messi Jadi Inspirasi Karier Panjang
Bukan hanya gaya bermain, Kane juga menjadikan Lionel Messi sebagai inspirasi dalam menjaga konsistensi di level tertinggi.
Ia berharap mampu mengikuti jejak Messi, Cristiano Ronaldo, Robert Lewandowski, hingga Zlatan Ibrahimovic yang tetap tampil kompetitif meski telah memasuki usia 30 tahun.
"Saya sudah hampir satu dekade bermain di level tertinggi dan berharap bisa bertahan delapan atau sembilan tahun lagi. Ketika melihat pemain seperti Messi dan Ronaldo, mereka justru semakin hebat setelah berusia 30 tahun," kata Kane.
Persaingan Top Skor Semakin Memanas
Persaingan memperebutkan gelar top skor Piala Dunia 2026 juga semakin menarik. Lionel Messi dan Kylian Mbappe masih berada di puncak daftar pencetak gol dengan enam gol. Sementara Harry Kane terus membayangi di posisi berikutnya dengan lima gol.
Menurut Kane, persaingan dengan para penyerang terbaik dunia justru menjadi motivasi untuk terus meningkatkan performanya.
"Ketika melihat mereka mencetak gol, tentu saya juga ingin mencetak gol. Persaingan seperti ini membuat saya terus berkembang," ungkapnya.
Bermimpi Bermain Bersama Messi
Dalam sebuah wawancara bersama ESPN FC, Harry Kane juga pernah ditanya mengenai siapa pemain terbaik sepanjang masa. Tanpa ragu, ia memilih Lionel Messi.
Bahkan Kane mengaku memiliki impian untuk bermain dalam satu tim bersama kapten Argentina tersebut.
"Saya akan senang bermain bersama Messi. Dia adalah salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah. Saya yakin dia akan memberikan banyak assist," ujar Kane.
Mengejar Jejak Sang Legenda
Perjalanan Harry Kane di Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa seorang striker modern tidak hanya dituntut tajam di depan gawang, tetapi juga harus mampu membangun permainan dan meningkatkan kualitas rekan-rekannya.
Berbagai rekor telah berhasil ia pecahkan, mulai dari melewati catatan Pele hingga menyamai sejumlah pencapaian Cristiano Ronaldo. Meski demikian, masih ada satu target besar yang belum berhasil dilewati, yakni rekor-rekor fenomenal milik Lionel Messi.
Dengan performa yang terus meningkat, Harry Kane berpeluang kembali menorehkan sejarah baru. Kini, publik sepak bola dunia menanti apakah bomber Timnas Inggris itu mampu mendekati bahkan menyamai pencapaian salah satu pemain terbaik sepanjang masa tersebut.
Sumber Informasi : Dilansir dari cuplikan video youtube Satu Abad 100

Posting Komentar untuk "Harry Kane: "Saya Banyak Belajar dari Messi" – Rekor Gila yang Hanya Bisa Dilakukan Manusia Super"